10 Cara Mengatur Keuangan Pribadi

1 min read

10 Cara Mengatur Keuangan Pribadi

Gaji sebulan hanya numpang melalui. Nyaris setengah gaji habis buat bayar pinjaman.

Jika dua ‘kejadian’ itu kerap terulang berarti terdapat yang salah dengan cara menata keuangan kita. Salah satu perihal yang buat keuangan kita amburadul adalah kebiasaan kita sendiri.

Kita tidak terbiasa disiplin mengelola keuangan serta tidak dapat membedakan antara hasrat serta kebutuhan. Tetapi tenang, tidak ada kata terlambat. Jika memanglah pengin memperbaiki situasi keuangan, sekaranglah waktunya.

Nah, sebagian kebiasaan menata keuangan pribadi ini harus kalian lakukan supaya gaji tidak hanya numpang lewat doang. Coba ikuti tips dibawah ini

Melacak pemasukan serta pengeluaran

Acapkali kita tidak hirau dengan pengeluaran kita. Kemana saja gaji sebulan kita pergi? Melacak pemasukan serta pengeluaran dapat dicoba dengan membuat pembukuan simpel. Jika tidak ingin repot bisa pakai

aplikasi pengatur keuangan di smartphonemu

Cek tagihan

Terbiasa memeriksa tagihan itu penting. Struk berbelanja hingga yang sangat berarti tagihan kartu kredit. Ini penting supaya kita tidak menemukan biaya siluman disitu.

Manfaatkan internet

Sudah tidak zaman mengantri di bank cuma buat transfer. Memakai e-banking dong.

Terlebih jika kita ingin membandingkan serta mengajukan produk perbankan seperti kredit tanpa agunan (KTA), kredit pemilikan motor, kartu kredit, dan lain-lain. Dengan internet kalian telah tidak butuh keliling bank hanya buat mencari informasi.

Menabung, menabung, menabung

Kerutinan menabung memanglah butuh dipupuk sejak dini. Tetapi tidak ada kata terlambat buat kalian yang tidak terbiasa.

Mulailah menyisihkan beberapa kecil gajimu. Ini berarti buat dana cadangan ataupun dana masa depan.

Manfaatkan kartu kredit

Siapa bilang kartu kredit itu kartu setan? Jika dipakai dengan bijaksana, kartu kredit malah mempermudah hidup.

Berbelanja bulanan serta beli karcis akan lebih gampang. Tidak jarang kartu kredit yang menawarkan promo, poin rewards serta cash back.

Menghindari biaya yang tidak perlu

Sering terlambat bayar tagihan serta kena denda, mengenakan jasa calo, melanggar kemudian lintas yang berakhir tilang. Biaya yang tidak perlu ini kerap kita sepelekan karena merasa gaji kita sudah lumayan. Jika tidak patuh dalam perihal sepele seperti ini gimana dapat menata keuangan dengan bijak?

Menahan diri

Hasrat serta kemauan dapat muncul kapan saja. Terlebih jika lagi jalan-jalan ke mall.

Memandang papan diskon besar dada langsung deg-degan. Memanglah sulit menahan diri, tetapi dari kelaparan di akhir bulan, mendingan tahan dulu berbelanja yang tidak butuh.

Ingat, korting dapat terjadi setiap saat. So sabar aja.

Selalu pasang target

Terdapat prinsip dalam hidup ‘let it flow’. Prinsip ini tidak salah.

Tetapi memasang sasaran dalam hidup akan jauh lebih bagus. Misalnya saja, dikala menginjak umur 30 harus telah punya rumah. Umur 35 tahun wajib memiliki usaha sendiri.

Antisipasi

Mengantisipasi peristiwa yang belum terjadi itu wajib dicoba. Contohnya, mempersiapkan anggaran cadangan buat mengantisipasi peristiwa yang tidak terduga.

Berpikir panjang

Berpikir jauh serta ke depan. Menginvestasikan danamu itu termasuk contoh berpikir panjang. Maksudnya, dengan berinvestasi kalian lagi menyiapkan masa depanmu.

Nah, kurang lebih kebiasaan itu di atas telah kalian lakukan belum? Jika belum, tidak ada kata terlambat kok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *